Daftar di PayPal, lalu mulai terima pembayaran menggunakan kartu kredit secara instan.

Selasa, Februari 09, 2010

EFEK RUMAH KACA (3 versi yang berbeda)

Efek Rumah Kaca (Versi 1)


Efek Rumah Kaca adalah proses alamiah dimana sinar matahari yang masuk ke bumi tidak sepenuhnya diserap permukaan bumi karena sebagian dipantulkan kembali oleh permukaan bumi ke angkasa dan sebagian lainnya terperangkap dan diserap oleh gas-gas atmosfer yang menyelimuti bumi, dimana panas yang masuk akan terperangkap di dalamnya, tidak dapat menembus ke luar kaca, sehingga dapat menghangatkan seisi rumah kaca tersebut.

Peristiwa ini yang menyebabkan bumi menjadi hangat dan layak untuk kita tempati karena jika tidak ada proses efek rumah kaca ini maka bumi akan menjadi dingin.

Gas rumah kaca yang berada di atmosfer terdiri dari :CO2 (karbon dioksida), CH4(Metan), N2O (Nitrous Oksida), HFCs (Hydrofluorocarbons), PFCs (Perfluorocarbons) dan SF6 (Sulphur hexafluoride)

Ini dihasilkan dari berbagai kegiatan manusia terutama yang berhubungan dengan pembakaran bahan bakar fosil (minyak, gas, dan batubara) seperti : Pembangkitan tenaga listrik, kendaraan bermotor, AC, komputer, memasak.

Selain itu gas rumah kaca juga dihasilkan dari pembakaran dan penggundulan hutan serta aktivitas pertanian dan peternakan.

Gas rumah kaca yang dihasilkan dari kegiatan tersebut, seperti karbondioksida, metana, dan nitroksida, menyebabkan meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer.

Berubahnya komposisi gas rumah kaca di atmosfer, yaitu meningkatnya konsentrasi gas secara global akibat kegiatan manusia menyebabkan sinar matahari yang dipantulkan kembali oleh permukaan bumi ke angkasa, sebagian besar terperangkap di dalam bumi akibat terhambat oleh gas rumah kaca tadi. Meningkatnya jumlah emisi gas rumah kaca di atmosfer pada akhirnya menyebabkan meningkatnya suhu rata-rata permukaan bumi, yang kemudian dikenal dengan Pemanasan Global.

Kesimpulan dasar ini telah didukung oleh lebih dari 40 masyarakat ilmiah dan akademi ilmu pengetahuan, termasuk semua akademi sains nasional dari negara-negara industri utama.

Peningkatan suhu global akan menyebabkan permukaan air laut naik dan akan mengubah jumlah dan pola curah hujan, mungkin termasuk perluasan subtropis padang pasir.

Pemanasan terkuat terjadi di Kutub Utara dengan terjadinya pencairan lapisan es dan lautan es. Dan kemungkinan akan terjadi peristiwa intensitas cuaca ekstrim, kepunahan beberapa spesies tumbuhan dan hewan.

Hampir sebagian besar pemerintah internasional telah menandatangani dan meratifikasi Protokol Kyoto yang bertujuan mengurangi gas rumah kaca emisi di negara masing-masing.



Efek Rumah Kaca (Versi 2)

Efek Rumah Kaca adalah grup musik indie yang berasal dari Jakarta. Terdiri dari Cholil Mahmud (vokal, gitar), Adrian Yunan Faisal (vokal latar, bass), Akbar Bagus Sudibyo (drum, vokal latar). Mereka dikenal oleh para pecinta musik di Indonesia karena lagu-lagu mereka yang banyak menyentuh dan memotret keadaan sosial masyarakat di sekitar mereka pada semua tingkatan. Sampai sekarang, band ini sudah mengeluarkan dua buah album studio, yaitu Efek Rumah Kaca pada tahun 2007 dan Kamar Gelap pada tahun 2008.

Efek Rumah Kaca pada awalnya dibentuk pada tahun 2001. Setelah mengalami beberapa kali perubahan personil, akhirnya mereka memantapkan diri dengan formasi band tiga orang. Sebelumnya, band ini bernama Hush. Nama ini kemudian diganti menjadi Superego, lalu berubah lagi pada tahun 2005 menjadi Efek Rumah Kaca - diambil dari salah satu judul lagu pada album perdana mereka.

Sejak awal kemunculan mereka, banyak pihak yang menyebutkan bahwa warna musik Efek Rumah Kaca tergolong dalam post-rock, bahkan ada yang menyebutkan shoegaze sebagai warna musik mereka. Tetapi, Efek Rumah Kaca dengan mantap menyebutkan bahwa warna musik mereka adalah pop, karena mereka merasa tidak menggunakan banyak distorsi dan efek-efek gitar dalam lagu-lagu mereka seperti selayaknya musik rock.

Penghargaan yang pernah diraih : Nominator AMI Award 2008, Rookie of the Year 2008, Rolling Stone Indonesia, Peraih MTV Music Award 2008, kategori The Best Cutting Edge



Efek Rumah Kaca (versi 3)

Mungkin salah satu dari kita kaum adam pernah terjebak atau memang minta dijebak oleh teman atau kolega kita ketika kita berada di kota lain jauh dari tempat tinggal. Jurus “aji mumpung”, mumpung jauh dari keluarga dan butuh kehangatan sesaat atau memang difasilitasi untuk mencari “cinta sesaat”, maka tempat yang dituju sudah jelas, tidak perlu didetail kondisi dan suasananya tapi yang pasti ketika sampai di depan “Rumah Kaca” atau banyak orang menyebut dengan istilah “aquarium”, sensasipun tercipta dengan terpampangnya beberapa gadis belia dengan berbagai bentuk, ukuran dan gaya yang meningkatkan birahi. Wow..

Bahaya dari efek rumah kaca ini bisa membuat para “pelanggan” ketagihan karena kemauan pribadi atau memang terkena rayuan penghuni rumah kaca yang akhirnya bisa mengganggu kenyamanan rumah tangga, kesehatan pribadi maupun pasangan sah, belum lagi rusaknya norma budaya dan agama.

Kalau sudah begitu, gak perlu di kota lain, di kota sendiripun sudah siap menjebakkan diri. Bahkan ada yang sampai membina hubungan terikat dengan penghuni rumah kaca. Gak tau menikah atau sekedar “kumpul2” aja.

(dari berbagai sumber)

Jumat, September 04, 2009

SISI LAIN RAMADHAN

(versi aslinya : KLIK DI SINI)

Jam menunjukkan pukul 15.15 wib. Handphone-ku berdering, isteriku di ujung telephon memohon agar aku segera pulang, katanya penting. Penasaran, kutanya lagi, ada apa sebenarnya. “Kalau Abang lambat pulang, kita gak kebagian lemang, soalnya cuma di situ aja yang jual, kalau di tempat lain aku gak tau dimana, jadi, tolong abang cepat pulang dan antar aku ke sana ya..!” Handphone langsung ditutup.

Lemang! Hmm ..enak, aku juga suka. makanan khas tanah melayu yang terbuat dari beras ketan dan dimasak dengan bambu itu sangat gampang didapat terutama pada bulan ramadhan. Kalau di luar Ramadhan gak tau carinya dimana? Di Batam, hanya ada beberapa tempat jual lemang yang kuketahui. Beda dengan kota Tanjung Balai Karimun dan Tanjung Pinang, selalu ada di semua tempat jajanan ketika Ramadhan.

Teringat di masa kecil di kampung kelahiranku, di Binjai, kalau kepingin lemang, gak perlu nunggu Ramadhan, tinggal ngomong ke orang tua, langsung buat sendiri karena bahan dan peralatannya semua tersedia seperti bambu, kayu bakar, apalagi pulut, di semua kedai ada.

Ada beberapa penganan yang hanya ada pas bulan Ramadhan, timun suri misalnya, setengah mati mencarinya jika di luar bulan ramadhan. Selain menyegarkan, timun suri ternyata memiliki manfaat kesehatan, terutama karena kaya kandungan pro vitamin A, serat, dan kalium. Buah ini juga diyakini bermanfaat untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh, menurunkan tekanan darah, serta menyehatkan fungsi ginjal dan limpa. Tapi ya itu tadi, hanya ada di bulan Ramadhan.

Ada sisi lain keistimewaan Ramadhan yang dapat kita nikmati, misalnya, contoh kecil di ruang kantorku selama Ramadhan ini tidak ada asap rokok yang berkeliaran, penghematan sekian persen dari isi kantong karena tidak ada acara makan siang. Bahkan ketika di kampung halaman-ku dulu, ada beberapa teman yang bukan umat muslim yang ikut berpuasa dengan alasan diet, ingin menurunkan berat badan.

Ramadhan bulan penuh berkah, itu janji Allah di dalam al-qur’an, bahkan untuk semua umat, bukan hanya umat Muslim. Para pedagang meraih keuntungan yang lebih besar terutama pada saat menyambut dan pada saat berakhirnya bulan Ramadhan. Begitu juga para petani, peternak dan para pekerja mendapat rezeki melalui Tunjangan Hari Raya atau THR

Bulan Ramadhan diibaratkan sebagai Jualan Besar-besaran (Big Sale)-nya dari Allah SWT, maka manfaatkanlah, karena semua amalan yang kita jalankan di bulan Ramadhan ini mendapat imbalan pahala yang berlipat ganda. Bahkan di bulan Ramadhan Allah menurunkan pada satu malam yaitu Lailatul Qadar yang pahalanya sama nilainya dengan amalan 1000 bulan.

Untuk anda bayangkan, terutama para ibu-ibu jika melihat satu pusat perbelanjaan atau mall yang menawarkan diskon hingga 75%, tentu nafsu belanja para kaum hawa tersebut meningkat, bahkan barang-barang yang belum dibutuhkanpun ikut dibeli. Menjelang Hari Raya Idul Fitri seperti ini, di negara tetangga Singapura pun selalu ada jualan besar-besaran, diskonnya sampai 80 bahkan 90%, dan pengunjungnya-pun banyak dari warga Indonesia. Mereka memanfaatkan momen Big Sale-nya Singapura. Lalu kenapa kita tidak memanfaatkan momen Big Sale-nya Allah sang Pencipta?

Puasa membuat kita sehat karena jam makan yang teratur. Puasa juga memupuk kebersamaan, meningkatkan solidaritas sesama umat muslim. Di bulan Ramadhan ini kita bisa merasakan apa yang dirasakan kaum miskin ketika mereka kelaparan, tidak ada yang bisa dimakan, bahkan uang-pun mereka tak punya. Makanya, di bulan Ramadhan ini, untuk menyempurnakan ibadah puasa, kita diwajibkan membayar zakat fitrah yang salah satunya diperuntukkan bagi kaum miskin.

Waktu sudah menunjukkan pukul 16.28 wib, wah.. udah waktunya pulang, malah udah kelewatan 28 menit (karena jam pulang pada bulan Ramadhan adalah pukul 16.00 wib), ntar isteriku ngambek karena gak dapat Lemang, kacaulah dunia persilatan...

Jumat, Agustus 28, 2009

SANG PRESENTER

Pada hari Senin lalu, 24 Agustus 2009, saya dan keluarga menonton acara "Gong Show" di trans tv yang dipandu oleh Sdr Ari Untung, dibantu 3 jurinya yaitu : Ade Namnung, Olga Syahputra dan Indra Bekti.

Ada sedikit adegan yang bagi saya pribadi mengganggu pandangan dan kebetulan langsung ditiru anak saya yang berumur 3 tahun, yaitu : adegan dimana sdr ade namnung yang dalam posisi berdiri lalu ditendang oleh sdr olga syahputra, dan dapat dibayangkan seorang ade namnung yang bodynya tidak termasuk kategori "kurus" jatuh terjerembab dan terguling di lantai, ditonton seluruh pemirsa.

Saya tidak tahu ini kesalahan siapa?
Apakah kesalahan Ade Namnung yang berdiri dan tidak siap untuk “diserang”?
Apakah kesalahan Trans TV yang tidak mengedit sebelumnya karena dianggap layak tayang?
Atau apakah kesalahan stasiun televisi yang mempekerjakan seorang Olga Syahputra yang selalu berbuat kasar kepada orang lain?

Tapi yang pasti, pada saat itu juga tiba-tiba anak saya yang berumur 3 tahun langsung menendang abangnya yang hendak bersiap pergi tarawih. Adegan itu ditiru anak saya karena mungkin trans tv menganggap itu layak tayang atau layak ditiru, atau tak sempat terpikir oleh sang editor karena merasa tayangan tersebut ratingnya lagi naik. Wallahu 'Alam.

Memang adegan tersebut akhirnya ditutupi oleh pemandu acara, sdr Ari Untung yang mengambil alih suasana dengan menduduki Ade Namnung yang sedang terguling di lantai, berbicara sebentar lalu iklan.

Kembali ke sosok Olga Syahputra, yang menurut saya orangnya kasar, suka menggunakan kata-kata : begok, goblok, dan caci makian lainnya. Aneh ya, koq hal yang begini bisa ditayangin?

Saya pernah juga melihat pada beberapa episode sebelumnya di acara yang sama, Olga menonjok kepala seorang waria yang lagi show dengan menggunakan telapak tangan sambil mengucap cacian : “Bencong lu !”

Satu saat, ketika persiapan menjelang rapat di ruang pimpinan, secara tidak sengaja juga saya pernah melihat di televisi ulah Olga sedang menonjok kepala Luna Maya di acara live show-nya tv swasta (kalau tidak salah di RCTI).

Ada yang bilang lucu, dipandang dari sisi mana sih? Mungkin ada yang bisa menjawab?

Yang saya lihat hanya kekasaran demi kekasaran yang ditebar sang presenter Olga Syahputra, dan itulah yang ditayang televisi, dan itulah yang kita tonton beramai-ramai

Kalau kita perhatikan secara seksama di semua acara di televisi yang menggunakan presenter lebih dari 2 orang, selalu menyisipkan seorang presenter pria yang saya lebih suka menyebutnya “setengah pria”, karena memang gaya atau sifat mereka yang rada-rada “kewanitaan”. Sebut saja nama : Ivan Gunawan, Ruben Onsu, Indra Bekti, Aming, dan masih banyak lagi, dan tentunya juga Olga Syahputra yang menjadi “sasaran tembak” topik di sini.

Ada semacam penyakit “latah” di dunia entertain pertelevisian yang sepertinya harus menyisipkan orang – orang “aneh” seperti di atas yang saya belum melihat unsur edukasi-nya. Tidak tahu siapa yang memulai lalu menyebarkan virus aneh ini ke semua televisi.

Tuntutan masyarakat? Masyarakat yang mana? Saya bahagian dari masyarakat, tapi toh tidak menginginkannya. Lebih dari 3 bulan saya bertanya ke teman-teman, baik yang lebih senior maupun tidak, meminta pendapat, tanggapan mereka tentang adanya presenter “manusia aneh” di televisi. Banyak pendapat dan jawaban yang mereka berikan, tapi umumnya mereka berpendapat tidak setuju karena tidak mendidik.

Waria ataupun sejenisnya, atau apapun namanya adalah merupakan manusia ciptaan tuhan dan sebagian dari mereka ada yang berubah jadi pria normal, namun bukanlah bahagian dari kehidupan mereka untuk dipertontonkan di muka umum. Seperti kita juga ada yang ingin di “publish” dan ada juga yang tidak. Dan karena mereka termasuk makhluk yang minoritas, terkesan penampilan presenter “manusia aneh” di televisi tersebut adalah mewakili pribadi-pribadi mereka.

Lalu, apakah sosok presenter Olga Syahputra mewakili kaumnya?

JIKA INGIN LIHAT CERITA LAIN TENTANG "OLGA SYAHPUTRA" (SISI BAIK/BURUK) NYA, SILAHKAN KLIK DISINI

Rabu, Juli 22, 2009

Upgrade

Pernahkan anda melihat orang yang berbadan gemuk tapi lincah bergerak? Aku punya teman seperti itu. Gemuk, tingginya 172 cm, gerakannya lincah, selalu jogging di pagi hari atau sore jika hari libur. Makannya? Wow jangan ditanya, semua dilahap tanpa pantangan. Bagaimana dengan perilakunya? Pergaulannya? Setahuku Orangnya baik. Isterinya juga dikenal baik dan ramah oleh para tetangga.

Tapi apakah semua orang sifatnya sama dengan orang yang kuceritakan tadi? Baik hati, suka menolong dan sifat positif lainnya.

Badan besar belum tentu berjiwa atau berhati besar. Tapi logikanya orang besar pasti di dalam tubuhnya seandainya dibedah kelihatan dia punya hati yang besar. Ya memang, tapi mungkin bukan itu yang dimaksud. Perasaan yang ada di dalam hati tersebut itu yang ingin kuceritakan. Perasaan dengki, iri hati, sombong dan lain – lain itu semua ada di dalam hati. Atau perasaan sayang, cinta, iba, belas kasih dan lain-lain itu juga ada di dalam hati. Diri kita lah sebagai pengelola perasaan yang ada di hati tersebut, apakah ingin jadi baik atau sebaliknya. Atawa lingkungan juga bisa membentuk isi hati untuk menjadi apapun sesuai lingkungan yang mempengaruhinya. Seseorang yang selalu bergaul dengan orang alim ulama, berilmu, tentu sedikit banyak akan mempengaruhi dirinya untuk berbuat baik demikian juga sebaliknya tidak mungkin seseorang akan terpengaruh menjadi orang yang baik jika bergaul dengan orang selalu berbuat maksiat, pemabuk dan hal-hal lain yang berbau negatif.

Kembali ke cerita hati atau jiwa besar, siapkan anda dikritik orang lain? Dengan jiwa besarkah anda menerima kritikan tersebut? Atau seandainya disuruh memilih, apakah anda ingin jadi pengkritik atau penerima kritikan?

Orang yang berhati besar ataupun berjiwa besar adalah orang yang siap menerima kritikan bahkan meminta orang lain untuk menegurnya apabila tersandung dalam hal yang negatif bahkan minta dikritik. Dan seandainya dia harus mengkritik orang lain, dia akan sampaikan dengan bahasa yang santun dan terkadang kesantunannya tidak dapat dicerna oleh orang yang berjiwa kerdil.

Mengkritik orang memang gampang tapi gampangkah kita menerima kritikan?

Tubuh manusia adalah komputer yang paling canggih di dunia ini, otak diibaratkan hardisk yang punya kapasitas besar tidak terhingga, teguran/kritikan orang terhadap kita diibaratkan software baru yang menawarkan diri untuk meng-upgrade software kita yang sudah usang agar menjadi lebih baik.

Ketika kita membuka internet, ada penawaran upgrade untuk satu software tertentu atau ketika kita berjumpa teman yang menawarkan satu software yang bisa mengupgrade komputer kita secara gratis, tentu dengan girang kita terima, dicoba dan ingin melihat hasilnya.

Tapi kenapa ketika ada kritikan dari orang lain yang bertujuan ingin merubah sifat kita untuk menjadi lebih baik, koq kita marah? Bukankah sebenarnya mereka ingin memberikan software terbaru untuk meng-upgrade komputer canggih di tubuh kita untuk jadi lebih baik?

Orang yang berjiwa besar akan selalu siap menerima tugas apapun yang diberikan karena itu adalah bentuk kepercayaan terhadap diri kita dan bukanlah suatu hukuman dan kita tidak akan tersiksa menjalankannya.

Sepertinya gampang diucapkan, pelaksanaannya? hmm....


Ada kutipan dari situs “tetangga” : Kata orang bijak, “Orang (berjiwa/berhati) besar itu tampak keagungannya dari cara dia memperlakukan yang kecil.” Orang kecil boleh berarti orang (pihak) yang lemah, orang yang kerdil jiwanya, orang yang bodoh dan orang yang rendah prilaku dan kepribadiannya.

Kamis, April 30, 2009

Pengumuman Buat Para Investor di Batam (membantu sosialisasi pemerintah...)

Data ini diambil dari situs http://www.batam.go.id/ dan bisa di download juga :


PROSEDUR REGISTRASI PERUSAHAAN DAN PEMBERIAN IZIN USAHA

Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2009 tentang Perlakuan Kepabeanan, Perpajakan dan Pengeluaran Barang ke dan dari serta berada di Kawasan yang telah ditunjuk sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas

Kegiatan pemasukan barang ke dalam Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam hanya dapat dilakukan oleh pengusaha yang telah mendapat izin usaha dari Badan Pengusahaan Batam (BP Batam).

Surat Izin Usaha (IU) :
Izin Usaha adalah legalitas untuk dapat melakukan kegiatan usaha dalam kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas batam yang dikeluarkan oleh BP Batam berdasarkan penilaian dan penelitian terhadap kelengkapan persyaratan yang terdapat pada form registrasi. Bila perusahaan tersebut telah memenuhi syarat-syarat yang tertera dalam form isian registrasi BP Batam, perusahaan pemohon dapat diberikan Izin Usaha.

Tahapan Registrasi dan Pemberian Izin Usaha


1. Pengajuan Permohonan pada Loket Pelayanan

Perusahaan mengajukan Surat Permohon kepada Badan Pengusahaan Batam, surat permohonan ber-kop perusahaan memuat/mencantumkan ;

a. Tanggal dan nomor surat
b. Ditujukan kepada Kepala Badan Pengusahaan Batam
c. Pokok surat adalah pengajuan izin usaha dan registrasi.
d. Tembusan Surat ditujukan kepada;
- Anggota Bidang Sarana dan Prasarana
e. Mengisi Form Registarasi Perusahaan beserta lampirannya
f. Membuat Srt Pernyataan (eterai Rp.6000,-) tentang kebenaran isi dari form yg disertakan.
g. Surat Permohonan dan Peryataan ditandatangai oleh pimpinan perusahaan yang tercantum dalam akta perusahaan.


2. Penelitian Administratif
Badan Pengusahaan Batam akan meneliti kelengkapan dan mencocokan isian pada form registrasi dengan copy dokumen yang dilampirkan, menilai kesesuaian bidang usaha yang dilakukan dengan dokumen pendukung yang dimiliki, menelaah jenis dan jumlah barang/bahan yang akan dimasukan/digunakan perusahaan untuk periode satu tahun kedepan.

3. Verifikasi Lapangan
Badan Pengusahaan Batam memeriksa kebenaran isian formulir isian dengan dokumen-dokumen perusahaan. Eksistensi (lokasi perusahaan), identitas pengurus, penanggung jawab, jenis usaha.

4. Penerbitan SURAT IZIN USAHA
Bila perusahaan tersebut telah memenuhi syarat-syarat yang ditentukan berdasarkan penilaian dan penelitian terhadap kelengkapan persyaratan yang terdapat pada form registrasi, BP Batam akan menerbitkan Surat Izin Usaha.

5. Melampirkan fotocopy data-data sebagai berikut :
> Sural Izin Usaha Perusahaan (SIUP)/TDUP/lzin Usaha Industri (IUI)/IUT.
> Tanda Daftar Perusahaan (TOP).
> Tanda Daf tar Gudang (TDG).
> Angka Pengenal Impor (API-U/API- T/API-P).
> Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
> Nomor Induk Kepabeanan (NIK).
> Akte perusahaan.
> Keterangan Domisili.

OPERASIONAL PROSEDUR SEBAGAI IMPORTIR TERDAFTAR PRODUK TERTENTU
(IT-PT)

Departemen Perdagangan sesuai Peraturan Menteri Perdagangan No.56/M-DAG/PER/12/2008 tentang Ketentuan Impor Produk Tertentu melakukan pengaturan terhadap tata cara pemasukan/impor 5 (lima) produk tertentu yaitu Elektronik, Makanan dan Minuman, Pakaian Jadi, Mainan Anak-Anak dan Alas Kaki.

Impor Produk Tertentu oleh Importir Terdaftar Produk Tertentu untuk kebutuhan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas diatur sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas.

Selanjutnya Peraturan Ketua Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam/ Bintan/ Karimun Nomor 4 tahun 2009 mengatur tentang Pelaksanaan Impor Produk Tertentu ke Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam/ Bintan/ Karimun

Pemasukan peroduk tertentu yang diatur dalam Peraturan Dewan Kawasan No.4 Tahun 2009 tersebut hanya untuk digunakan di dalam Kawasn Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam

Tahapan Pemberian Izin sebagai Importir Terdaftar Produk Tertentu
1. Pengajuan Permohonan pada Loket Pelayanan
(Loket Pelayanan berada di Lt. 2 Sumatera Promotion Centre (SPC) dan Lt.3 Gedung Otorita Batam Batam Centre)
Perusahaan mengajukan Surat Permohon kepada Badan Pengusahaan Batam, surat permohonan dengn kop perusahaan memuat/mencantumkan ;

Tanggal dan nomor surat
Ditujukan kepada Kepala Badan Pengusahaan Batam
Pokok surat adalah pengajuan sebagai Importir Terdaftar Produk Tertentu
Tembusan Surat ditujukan kepada;
- Anggota Bidang Sarana dan Prasarana
Mengisi Form Isian IT-PT beserta lampirannya
Surat Permohonan dan form IT-PT ditandatangai oleh pimpinan perusahaan yang tercantum dalam akta perusahaan

Lampiran Dokumen :
1. Fotocopy Akte Pendirian Perusahaan
2. Fotocopy Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
3. Fotocopy Angka Pengenal Impor (API)
4. Fotocopy Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
5. Fotocopy Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
6. Fotocopy Nomor Identitas Kepabeanan (NIK)
7. Rencana Impor dalam 1 (satu) tahun
yang mencakup Jumlah, Jenis barang, Pos Tarif/HS (10 digit)
serta Pelabuhan Tujuan

2. Penelitian Administratif
Badan Pengusahaan Batam akan meneliti kelengkapan dan mencocokan isian pada form IT-PT dengan copy dokumen yang dilampirkan, menilai kesesuaian bidang usaha yang dilakukan dengan dokumen pendukung yang dimiliki, menelaah jenis, jumlah, satuan, pos tarif/HS code barang/bahan yang akan dimasukan/digunakan perusahaan untuk periode satu tahun kedepan.
3. Penerbitan Surat Izin Importir Terdaftar Produk Tertentu
Bila perusahaan tersebut telah memenuhi syarat-syarat yang ditentukan berdasarkan penilaian dan penelitian terhadap kelengkapan persyaratan yang terdapat pada form IT-PT, BP Batam akan menerbitkan Surat Izin Importir Terdaftar Produk Tertentu.

Contoh Surat Permohonan registrasi & izin usaha, Contoh Surat Permohonan Pemasukan Barang, Contoh Surat Permohonan Pemasukan Barang Formulir Isian untuk memperoleh Izin Importir Terdaftar Produk Tertentu(IT- PT) (download)

Kamis, April 16, 2009

Investasi

Istilah Investasi sering kita dengar dan baca, yang artinya kira2 adalah pengorbanan yang dilakukan di masa sekarang dengan harapan mendapat hasil yang baik di masa mendatang.

Berdekatan dengan rumahku ada sepasang suami isteri yang terkesan orang biasa seperti orang kebanyakan. Punya 2 anak yang sudah besar dan salah satu putrinya sekarang sedang duduk di bangku kuliah. Bagiku pribadi mereka sosok yang istimewa karena mempunyai 7 unit rumah tersebar di seluruh Batam yang disewakan, yang hasilnya dijadikan biaya kuliah anak-anak mereka. Ya... ini investasi yang patut ditiru.

Aku tidak punya apa2 yang bisa dibanggakan, hanya 1 isteri dan 4 anak kesayangan. Harta tidaklah banyak, rumah apalagi. Rumah dinas sih ada...Alhamdulillah. Pendidikan bagi anak2 adalah hal sangat penting bagiku dan asuransi pendidikan agar mereka bisa melanjutkan sekolah lebih tinggi. Menurutku ini investasi yang wajar dan orang2 banyak melakukannnya.

Pemilu Legislatif tanggal 9 April 2009 baru saja berlalu. Meski belum ada keputusan Komisi Pemilihan Umum atau KPU siapa yang bakal jadi pemenang, namun dari hasil Quick Count, sudah dapat direka-reka siapa yang bakal jadi pemenang. Ada pihak yang tersenyum karena perolehan suaranya sesuai target. Sementara itu ada pihak yang kecewa karena kalah lalu menggugat dan memboikot Pemilu Presiden mendatang dengan alasan yang beragam seperti adanya intervensi pemerintah terhadap KPU. Dan ada satu pihak yang awalnya ke-pede-an merasa bakal memperoleh suara terbanyak lalu tak mau lagi jadi orang nomor 2, ingin jadi nomor satu juga, kesana kemari cari pendamping tanpa sedikitpun menoleh sang nomor 1. Tetapi apa yang terjadi ketika tahu suaranya anjlok. Mengemis minta kembali lagi dicalonkan jadi pendamping tetapi kayaknya tidak berhasil.
Ada seorang Caleg yang kebetulan tetangga dekat yang kalah pada penghitungan suara pemilu kemarin lalu memusuhi para tetangganya. Aneh memang. Pilihan kita pada seseorang Caleg adalah hak dan bukan kewajiban. Gimana kalau ada 10 orang tetangga kita ikut mencalonkan diri jadi Caleg, apakah harus dicontreng semua?

Ingin mencalonkan diri jadi Caleg bukanlah bisnis kagetan kayak pasar malam. Begitu barang ditebar, dilihat murah, bagus, langsung dibeli. Janganlah begitu anda berfikir ingin jadi caleg, setor uang yang tidak sedikit ke partai, sebar spanduk, cuap2 di sana sini lalu anda berfikir langsung bisa duduk di kursi dewan karena yakin menang. Enak amat..! memangnya Anda siapa? Visi misi Anda Apa? Selama ini Anda dikenal orang gak sih? Budi dan perilaku Anda, bagus gak sih? Ama tetangga dan masyarakat sekitar, apakah Anda sosok pembela? Pengayom? Gak jaminan bisa buat Iklan Kampanye paling besar lalu bisa menang.

Okelah, Anda orang yang paling baik, di lingkungan sekitar Anda dinilai orang yang dikenal, sosok pembela kebenaran, visi misinya bagus dan membuat orang tergiur untuk memilih Anda. Tapi apakah semua itu didukung oleh kondisi keluarga Anda? Suami atau isteri Anda baik gak ama orang? Gimana pula dengan anak-anak Anda dan orang tua Anda? Susah kan?

Saatnya kita mengukur diri pantas tidaknya kita mencalonkan diri jadi seorang anggota dewan yang terhormat. Coba ukur diri anda sesuai kriteria di atas sudah memenuhi syarat apa belum. Kriteria di atas barulah dari sebagian kriteria umum yang kuketahui. Belum lagi kriteria2 lain dari masing2 orang yang tentulah berbeda-beda.

Berapapun uang yang Anda keluarkan untuk jadi Caleg, akan terasa gampang untuk mengembalikan modal tersebut ketika anda berhasil duduk jadi seorang legislatif. Tapi gimana kalau Anda kalah? habislah semua harapan, harta dan belum lagi hutang2 yang tidak bisa dikembalikan. Aku baca di koran malah ada yang bunuh diri, kena serangan stroke, isteri minta cerai.....nah.
Dengar dari teman2 bahwa di tempatku di Batam ada 2 orang caleg kalah yang sedang menenangkan diri di Pesantren.....masih mendingan.

Seandainya Anda berhasil duduk di gedung dewan selama 5 tahun ke depan, kapankah Anda memikirkan rakyat? Karena 2 tahun pertama, Anda harus sedaya upaya mengembalikan modal yang dikeluarkan untuk kampanye kemarin, 2 tahunnya lagi untuk menghidupi Anda pribadi dan partai, sedangkan sisa 1 tahun lagi ditabung untuk modal mencalonkan diri jika ingin jadi caleg lagi. Analisa yang kejam ya...he he..

Aku pernah mendengar obrolan para "pengamat" di kantin sudut "First City Complex - Batam Centre" bahwa umumnya orang yang bernafsu ingin duduk di legislatif adalah mereka para pengusaha yang ingin mendapat "proyek/pekerjaan" di pemerintahan. Wah...mudah2an itu gak benar.

Tidak dapat dipungkiri bahwa mereka-mereka yang bisa duduk di gedung dewan ataupun pemimpin pemerintahan dan negara sekarang ini adalah mereka yang memetik hasil panen dari apa yang mereka korbankan/investasikan minimal 5 tahun yang lalu. Mereka2 telah menginvestasikan amal perbuatan kepada orang lain di sekitar, bahkan mungkin sebahagian harta juga sedikit terkuras demi lingkungan dan didukung pula oleh kondisi keluarga mereka juga umumnya mempunyai sifat yang disenangi orang. Sehingga masyarakat sekitar memberi simpati dengan memilih mereka untuk jadi pemimpin ataupun wakil rakyat. Jadi, jika Anda ingin dipilih untuk jadi pemimpin atau wakil rakyat pada tahun 2014 mendatang, sekaranglah saatnya Anda mulai menanam investasi dengan menabur benih kebaikan kepada orang2 di sekitar. Berat memang, karena modal yang akan dikeluarkan tidaklah sedikit dan Anda dari sekarang harus mempertahankan semua unsur2 positif diri dan bila perlu ditingkatkan lagi. Dan hasil yang didapat pastilah memuaskan, paling tidak secara langsung atau tidak langsung sebenarnya Anda juga telah berinvestasi untuk akhirat...hmm.

Sekarang ini adalah era-nya bagi pemimpin atau wakil rakyat untuk mengambil hati dan simpati masyarakat. Apapun perbuatan Anda para pemimpin/wakil rakyat akan menjadi penilaian bagi masyarakat untuk memilih Anda. Dan Pemilu adalah sarana bagi masyarakat untuk membalas dendam ataupun balas budi atas perbuatan Anda selama ini.

Bukan maksud untuk membesarkan nama seorang Gubernur Kepulauan Riau yang sekarang menjabat, tapi seharusnya cara investasi kebaikan yang beliau tanam 5 tahun sebelum mencalonkan diri jadi Gubernur bisa ditiru. Dengan kebaikan dan keikhlasannya setiap ada kesempatan, Dia beranjang sana ke daerah2 terpencil walaupun itu di luar wilayah kerja dimana waktu itu Dia menduduki jabatan sebagai ketua Otorita Batam, yang aku tahu Dia tidak pernah memandang satu orangpun sebagai musuh. Makanya ketika ia mencalonkan diri menjadi Gubernur Kepulauan Riau, sebagian besar mendukungnya karena bagi mereka saat inilah bisa membalas kebaikan orang yang selama ini membantu mereka.

Itulah investasi. Apakah Anda sudah berinvestasi? Investasi Apa? Kebaikan atau....?


Rabu, April 01, 2009

Kisah Sinetron Pujaan

Seorang Inayah di dalam Hareem
Dulu Hareem sekarang Inayah
Panggilan Umi kepada setiap isteri - isteri
Diganti Ami tidak berbeda fungsi

Semuanya menjadi isteri Kanjeng
Dan berubah wujud jadi Romo yang langgeng

Tinggal di gedung megah
Kekayaan yang melimpah

Tanpa susah payah

Tidak ada beda isi cerita
Cuma pakaian yang menghiasi tubuh sudah berganti gaya
Sekarang lebih modern
Keren..

Bercerita tentang kedengkian seorang ami Desi terhadap ami Inayah
Semua yang dilakukan dianggap salah
PerbuatanMu buat Ami Desi resah
Selalu membuat dia kalah
Ami Inayah..

Tapi di sini beda
Ami Desi yang tersiksa
Oleh kecemburuan Ami Inayah
Ulah menggebu tanpa menyerah
Cemburu yang tidak sah
Karena hubungan yang tidak sunnah

Ami Inayah punya kuasa penuh di dalam Hareem
Walau terkesan kalem
Kemauan tidak bisa direm

Marah walau salah
Bukan Sakinah Mawaddah Wa Rohmah

Romo Doso tidak bisa berbuat apa
Siapa yang harus dibela
Hanya terpana
Pusing kepala
Tidak bisa bekerja
Yang lain saja

Ada yang mencium bau
Tapi tidak ketemu
Berusaha mencari tau
Yang lain tak beri tau
Kami malu

Tapi Ami Inayah Bangga
Mengatur semua
Merasa bisa
Memang bisa
Harus Bisa
Kalau tidak bisa bahaya
Kehilangan orang tercinta

Kami menutupi
Ami membukanya

Kami diam
Malah Ami yang berbicara

Ami Inayah..
Biarlah kita saja yang terlibat
Jangan tetangga juga melihat
Sepertinya Ami tidak ambil berat
Biar dilihat..
Sikat..
Malah nanti Ami jadi tidak sehat

Kasihan Ami Desi
Senang gembira hanya di sini
Kami semua melindungi
Tapi dia ingin mutasi

Ini ulah Ami..